カテゴリー: Life in Japan Story

“Sadranan” di Jepang

Halo Ladies!

Minggu ini tepatnya tanggal 21 Maret , kami merayakan 春分の日 Shunbun no hi. Acara ini semacam sadranan sebelum musim semi dan musim gugur. Nah, untuk kali ini kami rayakan di musim semi. Acara ini diperuntukkan untuk mengucapkan rasa terimakasih kepada leluhur kami termasuk kakek nenek kami di makam atas berkat alam selama ini di alam seberang.

Shunbun no hi musim semi merupakan acara dimulainya upacara Shunki Higan-e di musim semi. Acara ini berlangsung selama satu minggu dimulai dari awal minggu sebelum tanggal merah. Kebetulan kami merayakannya pada minggu kemarin. Jadi saat tanggal merah, kakak ipar berkunjung ke keluarga satunya.

Pada tradisi ini sama seperti tradisi sadranan di Indonesia, dimulai dengan membersihkan makam, dengan mencabut rumput, menyiram makam dengan air, mengganti bunga segar dan menyalakan dupa.

Wah sepertinya Tomo bersemangat sekali ya membantu Ojiisan! ❤️👦🏻 めちゃ元気!

Beda makam di Jepang dan di Indonesia yaitu makam di Jepang hanya satu untuk semua keluarga, sedangkan di Indonesia satu orang satu makam.

Setelah selesai semuanya, lalu berdoa didepan makam.

Biasanya didepan Botsudan ( semacam altar untuk berdoa ) dipersembahkan kue botamochi. Botamochi terbuat dari ketan dan kacang azuki. Hmmm… kalau kemarin kami memakannya bersama sambil melihat Sumo di TV.

Jadi begitulah tradisi kami disini saat musim semi akan tiba. Terimakasih Kamisama atas berkat yang diberikan dan kami sekarang akan menyambut musim semi dengan penuh kebahagiaan dan kehangatan.🌸

投稿者:

Im YURIKO(^_^)ノ Thank you for reading this blog( ˘ ³˘)♥︎ Please support this blog with comment ,share and likes (●❛⃘ᗜ​❛⃘●)੭ु⁾⁾

コメントを残す

以下に詳細を記入するか、アイコンをクリックしてログインしてください。

WordPress.com ロゴ

WordPress.com アカウントを使ってコメントしています。 ログアウト /  変更 )

Twitter 画像

Twitter アカウントを使ってコメントしています。 ログアウト /  変更 )

Facebook の写真

Facebook アカウントを使ってコメントしています。 ログアウト /  変更 )

%s と連携中